Bikin itinerary buat jalan-jalan ke Eropa itu 'susah-susah senang'. Seperti di postingan sebelumnya, ada begitu banyak 'godaan' kalau ngetrip ke Eropa. Mau cuek gak bikin itinerary, tapi tetap saja perlu. Jadi kalau ada yg bilang eurotripnya gak pake rencana dan itinerary, kedengarannya agak aneh. Lha kita urus visanya saja ditanyain itinerary dan diminta macem-macem. Diminta daftar tujuannya, bukingan hotelnya, transportnya, dan sebagainya. Jadi yang beda dan tanpa rencana, mungkin di detil titik-titik wisatanya.
Itinerary 16 Hari Backpacking Eropa 6 Negara: Jerman, Belanda, Perancis, Spanyol, Italia, Yunani (Eurotrip #2)
10:26:0016 Hari Keliling Eropa, 6 Negara 7 Kota Favorit (Itinerary Eurotrip #1)
04:35:00
Eurotrip..!! Jalan-jalan ke Eropa akhirnya
bisa terwujud juga di libur lebaran 2018 kemarin. 16 hari yang menyenangkan, yang
mana sebenarnya eurotrip ini rencananya bukan buat di tahun ini. Pelesiran
bareng keluarga ke benua biru memang sudah diniatin. Bucket list buat ‘masa depan’ pada awalnya.
10 hari 3100 km, Road Trip seru Jawa-Bali-Lombok PP (Itinerary)
22:21:00Total 3.121 km. Ya, tiga ribu seratus dua puluh satu kilo meter, jarak yang ditempuh kami selama 10 hari lebih, road trip Jawa, Bali dan Lombok pulang pergi. Hitungannya dilihat dari speedo meter mobil sejak keluar dari garasi rumah, sampai kembali lagi di garasi rumah. Itu belum termasuk penyeberangan kapal di Ketapang Banyuwangi - Gilimanuk Bali, dan penyebrangan Bali ke Lombok (Padang Bai – Lembar) pulang pergi. Belum lagi penyeberangan pendek ke tiga gili; Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air di Lombok.
10 Hari Jalan Makan Keliling Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Singapura (Itinerary)
21:34:00Trip Indochina yang gak direncanain. Tapi berhubung ada kesempatan, hajar sudah. Tadinya tahun ini memang gak ada rencana trip ke luar. Sampai bulan April, yang biasanya jadi bulan kami buat jalan-jalan, masih belum ada rencana. Masuk Mei mau ke Juni, setelah koreh-koreh recehan dan ngitung THR, akhirnya diputusin jalan. Karena tahun ini gak ada agenda mudik, jadi waktu dan dana bisa dialihin ke trip ini. Mumpung anak-anak libur dan bisa cuti. Sudah cape juga kelamaan diem.
Pahawang dan Tanjung Lesung: Duo Pantai Ciamik Pembuka tahun 2017
22:34:00
Jalan-jalan,
pelesiran, atau wisata ke Pahawang di awal tahun baru kemarin menjadi lima hari
terbaik mengawali tahun 2017. Laut, pulau, pantai berpasir putih, langit biru, air berwarna biru
atau hijau tosca memang sudah menjadi incaran, dan terbayang sebelumnya buat
mengisi liburan kami, liburan sekolah anak-anak. Mengawali tahun, dipadu keriangan dan senyuman Lana dan Keano, berharap
menjadi mood booster untuk tahun
2017. Anak riang, ortu senang.
Road Trip Lintas Selatan Jawa Barat (1)
05:32:00
Akhirnya lunas juga. Sebagai
orang yang gak jauh-jauh dari Jawa Barat, lahir dan besar di Bandung, dan
sekarang tinggal juga di Depok yang masih Jabar, rasanya ada yang kurang, begitu
lihat peta dan jalur jalan yang pernah dilewati. Biasanya keluar dari Depok atau
Jakarta, kalau ke arah timur, jalur yang sering dipakai mudik dan jalan-jalan, adalah
jalur pantura. Plus tol Cipali kalau belakangan ini. Atau sering juga lewat jalur
selatan, yang sebenarnya adalah jalur tengah Jabar (Jakarta-Bandung-Nagreg-Tasik-Ciamis-Banjar).
Seminggu Seru Keliling Hong Kong- Shen Zhen- Macau-Kuala Lumpur
00:38:00
Bulan April adalah bulan yang ditunggu-tunggu. Terutama oleh Keano. Berbulan-bulan Keano nunggu April untuk ngerayain ultahnya. Ngerayain 5 tahun umurnya. Padahal gak heboh juga dirayainnya. Gak ada badut, balon, atau pesta ala di mal. Seperti biasa dari tahun ke tahun, agendanya setelah bangun pagi hanya potong kue yang dibeli instan di toko kue, tiup lilin, dan makan kue ultahnya. Kadang-kadang ada tambahan bikin nasi kuning. Hanya kami bertujuh, sekeluarga plus Eyang, mba Ipah dan tante Puput yang kebetulan lagi datang dari Solo.
April juga bulan ultahnya Lana, ultah yang ke 8. Acaranya pun hampir sama setiap tahunnya. Idem sama di atas, potong kue, tiup lilin, diiringi nyanyi ultah dikit, makan kue, dan gak lupa doa buat kebaikan anak dan keluarga tercinta. Setelah itu, berangkat ke sekolah seperti biasa.
Di luar ultah, bulan April adalah bulan buat kami jalan-jalan. Maksudnya sih biar sekalian hadiah, dan masih satu rangkaian ngerayain ultah Lana Keano. Setelah tahun lalu ke Singapura dan Johor Bahru dengan Legolandnya, kali ini tujuannya adalah Hong Kong dengan Disneyland jadi tujuan utama. Disneyland dan Legoland memang jadi bucket list Lana dan Keano.
Setelah sabar menunggu dan mengikuti slogan pemerintah dahulu; 'Ayo Menabung' dan juga slogan pemerintah sekarang 'Ayo Kerja'... akhirnya kesampaian juga jalan-jalannya. Maklum sampai saat ini hanya mau (dan mampu?) ngejadwalin setahun sekali jalan-jalan ke negeri sebelahnya. Utang jalan di negeri sendiri juga masih banyak.
Di luar ultah, bulan April adalah bulan buat kami jalan-jalan. Maksudnya sih biar sekalian hadiah, dan masih satu rangkaian ngerayain ultah Lana Keano. Setelah tahun lalu ke Singapura dan Johor Bahru dengan Legolandnya, kali ini tujuannya adalah Hong Kong dengan Disneyland jadi tujuan utama. Disneyland dan Legoland memang jadi bucket list Lana dan Keano.
Setelah sabar menunggu dan mengikuti slogan pemerintah dahulu; 'Ayo Menabung' dan juga slogan pemerintah sekarang 'Ayo Kerja'... akhirnya kesampaian juga jalan-jalannya. Maklum sampai saat ini hanya mau (dan mampu?) ngejadwalin setahun sekali jalan-jalan ke negeri sebelahnya. Utang jalan di negeri sendiri juga masih banyak.
Kira-kira seperti inilah itinerary kami di Hong Kong, Shen Zhen, Macau, dan Kuala Lumpur:
Selasa, 26 April 2016
16.30 - 18.45 Taxi (Grab car) ke Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta
20.30 - 23.30 Flight Jakarta - Kuala Lumpur
Rabu, 27 April 2016
(Tujuan: TST, Star Ferry,
24.00-05.00 Tidur di bandara KLIA2, sofa depan Burger King
05.00-06.30 Shubuh dan boarding
07.10-11.05 Flight Kuala Lumpur - Hong Kong
12.00-13.00 HK Airport Naik bis A21, turun di Jordan Kowloon
13.30-15.30 Chek in West Hotel dan istirahat
15.30-17.00 Jalan-jalan di Tsim Sha Tsui, Nathan Road sampai Star Ferry
17.00-18.00 Nyebrang Star Ferry + jalan ke stasiun Peak Tram
18.00-20.00 Peak Tram (antre) + Victoria Peak
18.00-20.00 Peak Tram (antre) + Victoria Peak
20.30-21.00 Balik TST nyebrang ferry + naik bis no 2 ke Jordan
21.00-21.45 Makan malam di Ah Lung Pakistan Halal Food
21.00-21.45 Makan malam di Ah Lung Pakistan Halal Food
21.45-22.15 Temple Street Night Market, balik hotel
Catatan:- Beli octopus card di konter Airport, pintu keluar
- Peak Tram, jalan kaki dari terminal ferry ke St.John's Building Peak Tram Station
- Avenue Star sedang direnov. Tapi Garden of Stars masih ada dan buka
- Ah Lung Pakistan Halal Food dan Temple Street dekat hotel, beda gang doang
- Ah Lung Pakistan Halal Food dan Temple Street dekat hotel, beda gang doang
Kamis, 28 April 2016
(Tujuan: TST, Ngong Ping 360, Disneyland, Ladies Market + Sneaker street)
06.30-08.30 Jalan pagi: King George V Memorial Park, Harbour City, Victoria Harbour, TST Promenade, Garden of Stars, Kowloon Mosque, Kowloon Park
09.30-11.15 Otw Ngongping/Disney: Hotel-MTR Austin-Tung Chung MTR
09.30-11.15 Otw Ngongping/Disney: Hotel-MTR Austin-Tung Chung MTR
11.40-12.35 Naik bis 23 ke Ngong Ping
12.35-13.20 Ngong Ping Village: Po Lin Monastery, Tian Tan Budha
12.35-13.20 Ngong Ping Village: Po Lin Monastery, Tian Tan Budha
13.20-14.00 Ngong Ping Cable Car, Crystal Cabin
14.00-14.20 Citygate Outlet
14.30-21.00 Disneyland
21.30-22.30 Ladies Market + Fayuen Street (sneaker street)
Catatan:
Catatan:
- Ngong Ping buka 10.00-18.00. Naik MTR dari Austin,
ganti jalur di Nam Cheong, lanjut Tung Chung
- Ke Ngong Ping naik bis No 23 di terminal dekat MTR
Tung Chung, + 60 menit perjalanan.
- Ladies Market, MTR Mongkok Station, Exit E2, jalan ke Tung Choi
Street.
- Fa Yuen Street, sebelahan dengan Ladies Market
10.30-11.30 Chek out West Hotel, chek in Comfort Hostel di Causeway Bay
12.00-12.30 Otw Ocean Park: MTR ke Admiralty
12.35-13.00 Naik Bis 629 dari Admiralty ke Ocean Park
13.00-18.15 Ocean Park
18.15-19.20 Balik hotel, istirahat sebentar
20.00-22.30 Eksplor Causeway Bay + Makan malam di Sedap Gurih
Catatan:
Catatan:
- Ocean Park buka 10.00-18.00. Naik bus
khusus no 629 di Admiralty MTR exit B, berhenti depan OP
Sabtu, 30 April 2016
(Tujuan: Shen Zhen: SEG Electronic,
09.45-10.30 Causeway bay + Tram ding-ding
10.30-11.30 Dimsum halal Islamic Centre Canteen Masjid Ammar
10.30-11.30 Dimsum halal Islamic Centre Canteen Masjid Ammar
12.00-12.45 Otw Shen Zhen: MTR Causeway Bay-Admiralty-TST-East TST- Hung Hom
12.50-13.35 MTR Hung Hom - Lowu
13.40-14.35 Imigrasi + urus VOA / visa Shenzhen
15.00-18.00 SEG Electronic Market di Hua Qiang Bei
18.00-21.45 Dongmen Pedestrian Street / Pasar Dongmen
22.15-23.30 MTR Lowu-Hung Hom-East TST-TST-Admiralty-Causeway Bay (Hotel)
Catatan:
- Dimsum halal: Naik tram ding-ding turun di halte 47E
Catatan:
- Dimsum halal: Naik tram ding-ding turun di halte 47E
- Shen Zhen, dari Luo Hu naik metro Line 1 ke Hu Qiang Road (SEG Electronic
Market)
- Pasar Dong Men turun di Lao Jie Station
- Pasar Dong Men turun di Lao Jie Station
(Tujuan: Victoria Park, Macau: Senado, Ruins St
Paul, Venetian, City of Dreams, MGM, Wynn, Grand Lisboa)
08.00-10.00 Victoria Park
12.00-13.00 Chek out hotel, MTR ke Seung Wan Macau Ferry Terminal
13.20-14.35 Ferry turbo jet ke Macau
15.00-17.00 Bis ke Ponte 16, Check in hotel 5Footway.inn + istirahat
15.00-17.00 Bis ke Ponte 16, Check in hotel 5Footway.inn + istirahat
17.00-19.30 Senado Square + Ruins St. Paul
19.30-21.00 Grand Lisboa, Wynn Hotel, Aquarium MGM Hotel
21.20-23.15 Venetian Resort
Catatan:
- HK Macau Ferry Terminal: 3/F Shun Tak Centre, Sheung Wan MTR Station
- Refund Octopus Card di Sheung Wan MTR Station
- Naik shuttle bus Sofitel Hotel dari terminal fery (gratis), jalan kaki dikit ke hotel 5footway.inn
Catatan:
- HK Macau Ferry Terminal: 3/F Shun Tak Centre, Sheung Wan MTR Station
- Refund Octopus Card di Sheung Wan MTR Station
- Naik shuttle bus Sofitel Hotel dari terminal fery (gratis), jalan kaki dikit ke hotel 5footway.inn
(Tujuan: Macau Airport, Twin Towers KLCC, Bukit Bintang, Jl Alor)
09.00-09.40 Chek out hotel, taksi ke Macau Airport
10.45-14.30 Flight Macau - Kuala Lumpur
15.40-16.50 Naik Skybus ke KL Sentral, (lanjut taksi ke KLCC)
17.15-18.00 Twin Towers KLCC
18.00-20.00 Bukit Bintang, dan makan malam di Jl. Alor
20.30-21.05 KLIA Ekspres: KL Sentral - KLIA2
22.20-23.25 Flight Kuala Lumpur - Jakarta
Itinerary di atas adalah realisasinya. Tentu saja ada atau (gak) banyak yang meleset dari itinerary sebenarnya yang sudah disusun. Beberapa harus dikorbanin, dicoret dari jadwal kunjungan. Seperti Symphony of Lights di Hong Kong yang harus dilewatin. Begitu juga Aberdeen atau Stanley Beach/Market, Mid Level dengan SOHOnya. Atau berkurangnya durasi menikmati atau jalan-jalan di satu tempat.
Namanya juga bawa anak, dan memang tujuan utamanya buat riang senang, jadi kami memang gak banyak maksain detil itinerary. Termasuk niat bangun dan berangkat pagi yang kenyataannya selalu kesiangan. Ini saja sudah lumayan pegel, karena banyak jalan kakinya --plus sesekali gantian gendong Keano-- lumayan hitung-hitung olah raga. Untungnya cuaca selalu mendukung. Hanya pas di Ngong Ping yang kehujanan. Itu pun gak lama. Dan juga karena bukan peak season, jadi antrean wahana atau atraksi gak menggila. Walaupun sebenarnya masih penuh, gak kosong juga.
Alhamdulillah dari berangkat sampai pulang berjalan sukses dan sehat semua. Persediaan obat atau P3K relatif masih utuh. Hanya plester --buat kaki yang sedikit lecet-- dan tolak angin cair saja yang dipakai. Eh lupa, minyak beruang juga buat oles dan pijat kaki yang pegel.
Akhir kata, terima kasih buat pihak-pihak yang sudah membantu baik secara langsung ataupun tidak langsung dalam rangkaian ultah Lana Keano ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata dan bolos-bolos sekolahnya. Tahun depan ke mana lagi ya...
Akhir kata, terima kasih buat pihak-pihak yang sudah membantu baik secara langsung ataupun tidak langsung dalam rangkaian ultah Lana Keano ini. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata dan bolos-bolos sekolahnya. Tahun depan ke mana lagi ya...
Bersambung...
Libur Lebaran? Yuk, Jalan-jalan
10:01:00
Lebaran adalah hari kemenangan.
Lebaran adalah silaturahim dan
maaf-maafan.
Lebaran berarti juga liburan.
Liburan = jalan-jalan, pelesiran.
Maka di lebaran, kita bisa
silaturahim, maaf-maafan sambil jalan-jalan.
Jalan-jalan adalah hak semua orang.
Gak peduli tua muda, berduit atau kagak.
Jalan-jalan untuk kesenangan, untuk
kemenangan.
Lewat tiga bulan setelah lebaran, telat,
baru sempat dan baru ingin corat-coret cerita di libur lebaran. Libur lebaran,
biasanya memang kami manfaatkan buat ngumpul bareng keluarga. Tentunya sambil jalan-jalan.
Gak ketinggalan menikmati nuansa mudik, di mana hanya di sinilah macet bukan
jadi hambatan. Karena macet bagian dari seni bermudik. Padahal macet di Jakarta,
adalah ‘setan harian’ yang menyebalkan.
Itinerary libur lebaran, Juli 2015:
18: Depok – Cipali - Purbalingga – Banjarnegara
19: Dieng (Gardu Pandang Tieng, Bukit Batu Pandang Ratapan Angin, Telaga Warna, Dieng Plateau Theater,Kawah Sikidang, Mie Ongklok dll)
20: Dieng (Bukit Sikunir,Desa Sembungan+Telaga Cebong, Candi Arjuna, D’Qiano Waterpark) – Es dawet Banjarnegara - Sate Kambing Bu Laminah Gombong - Kr Anyar
21: Karang Anyar (Kumpul Keluarga)
22: Karang Anyar (Pantai Suwuk) - dawet ireng Kutowinangun - Yogyakarta
23: Yogyakarta (Sate Klathak Pak Pong + Taman Pelangi Monjali)
24: Yogyakarta (Lava Tour Merapi + Makan di Jejamuran)
19: Dieng (Gardu Pandang Tieng, Bukit Batu Pandang Ratapan Angin, Telaga Warna, Dieng Plateau Theater,Kawah Sikidang, Mie Ongklok dll)
20: Dieng (Bukit Sikunir,Desa Sembungan+Telaga Cebong, Candi Arjuna, D’Qiano Waterpark) – Es dawet Banjarnegara - Sate Kambing Bu Laminah Gombong - Kr Anyar
21: Karang Anyar (Kumpul Keluarga)
22: Karang Anyar (Pantai Suwuk) - dawet ireng Kutowinangun - Yogyakarta
23: Yogyakarta (Sate Klathak Pak Pong + Taman Pelangi Monjali)
24: Yogyakarta (Lava Tour Merapi + Makan di Jejamuran)
26: Karang Anyar – Duren Tambak - Sate Kambing Brebes – Cipali - Depok
Bersambung ...
***
Itinerary 5 hari 4 Malam di Johor Bahru dan Singapura
18:34:00
“Yeaayyy aku terbaaannnggg…”
teriak Keano kegirangan pas pesawat take
off dari bandara Soekarno Hatta menuju Singapura. Lana di sebelahnya juga senyum-senyum.
Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu
dustakan.., kalau boleh mengutip ayat dan juga sering dijadiin status
orang-orang relijius di medsos atau relijius versi gadget. Ya, kami sangat bersyukur atas semua nikmat yang telah diberikan-Nya, dan orangtua manapun
akan ikut senang kalau anak-anaknya girang riang senang.
Di luar trip honeymoon Jakarta - Medan - Penang - Krabi - Phi Phi Island - Bangkok (namanya hanimun, belum ajak anak, belum ada anak), inilah pelesiran yang pertama kami sekeluarga ke luar negeri. Karena biasanya saya atau Yossie jalan sendiri-sendiri
kalau ke luar negeri, dengan embel-embel tugas kantor. Jalan-jalan ke Singapura
dan Johor Bahru Malaysia ini mudah-mudahan jadi awal langkah kecil kami
sekeluarga buat menjejak tanah-tanah indah di negeri sebelah. Bukan, bukannya
kami sok luar negeri atau gak cinta tanah air. Tetep, bagi kami Indonesia yang
paling indah, dan masih jadi pe-er buat
diselesain oleh kami sekeluarga. Sejengkal demi sejengkal, anak-anak diusahain
sebisanya buat mengenal tanah airnya, dan juga
tanah negeri sebelah dan
sebelahnya. Karena kami
yakin, traveling bersama keluarga akan lebih mendekatkan, dan menambah pengalaman juga membuka wawasan. KALAU
ada duitnya hehe.., dan umur, juga waktu libur :)
Kalau Johor Bahru dan Singapura
jadi pilihan, lebih cenderung karena lokasi yang dekat dan tentunya murah hehe…
Alasan lain karena ada Legoland yang jadi ‘bucket
list’ Lana dan Keano, akibat provokasi tv yang tiada henti.
Jadi,
inilah Itinerary 5 hari 4 Malam di Johor Bahru dan Singapura:
Day 1 (Rabu, 29 April 2015) :
11.20 Flight Air Asia, (terminal 3)
Jakarta - Singapura
14.00 Sampai di Changi (Terminal 1)
14.30 Naik bus TS 1, Naik bus
858 ke Woodlands + Bus 950 ke JB Sentral
17.30 Check-in Citrus Hotel,
Johor Bahru
18.00 Makan di RM Nasi Kandar & Masakan Kampung
19.30 Danga Bay Theme Park + JPO (Johor Premium Outlet)
Day 2 (Kamis 30 April 2015):
06.00 Masjid Sultan Abu Bakar
09.45 Sarapan di Nasi Kandar & Masakan kampung
10.25 Naik Taxi ke Legoland
10.45 Legoland Theme Park
14.30 Legoland Waterpark
18.30 Naik taxi biru ke Hotel, dari
Legoland
19.30 Makan malam Meldrum Walk +
Jalan-jalan di night market
Day 3 (Jumat, 1 Mei 2015):
08.30 Kuil kaca Arulmigu
09.30 Makan di Restoran Hasyima
10.30 Check-out hotel - ke Imigrasi
Malaysia
11.00 Naik bus
CW2 ke Queen Street Bus Terminal Singapura
13.05 Queen Street Bus Terminal, Bugis Singapura
13.15 Murtabak Singapore Zam Zam + Sholat
Jumat di Mesjid Sultan, Arab Street
14.15 Check in Tai Hoe Hotel, Istirahat
17.00 Gardens By The Bay
20.30 Marina Bay Sands
22.00 Balik hotel
Day 4 (Sabtu, 2 Mei 2015):
07.00 Mustafa Centre
09.30 Naik MRT dari Farrer Park ke
Harbourfront
10.00 Makan di Sedap, Vivo City
11.00 Universal Studio
21.30 Makan malam di Sedap, Vivo City
22.00 Balik hotel
Day 5 (Minggu, 3 Mei 2015):
08.00 Mustafa Centre
10.00 Naik MRT dari Farrer Park ke
Raffles Place
11.00 Makan di Lau Pa Sat
12.00 Merlion Park
13.45 Orchard Road
14.30 Naik MRT ke Hotel + Bandara
Changi
17.10 Flight to Jakarta
18.00 Sampai di CGK Jakarta
Riang
Senang 5 hari 4 Malam di Johor Bahru dan Singapura sudah selesai. Saatnya
kembali ke rutinitas di kehidupan nyata lagi. Sambil
meneropong next destination. Untuk
itu,
kami harus ikut slogan pemerintah dahulu, “Ayo Menabung”.
Dan “Ayo
Kerja”, biar gak dikira lupa program pemerintah sekarang.
Akhir
kata, terima kasih Air Asia atas tiket murahnya. Terima kasih juga buat salah
dua stasiun tv swasta atas bonusnya, yang secara tak langsung telah bertasipasi
dalam salah satu rangkaian kegiatan ulang tahun Lana Keano ini. Terima kasih dan mohon
maaf juga buat SDIT AL H… atas izin tiga hari
Lana bolos sekolah. Tararengkyu. Jazakumullah khairan…
***
Sepanjang Jalan ke Johor Bahru
20:41:00
Beruntunglah
Johor Bahru punya Legoland. Buat kami, dan mungkin keluarga-keluarga lainnya,
jalan-jalan ke Johor Bahru Malaysia awalnya dan tujuan utamanya adalah memang buat
ke Legoland. Kalau pun pada akhirnya kami sangat menikmati suasana dan wisata
lainnya di Johor Bahru, memang karena kota ini layak dan rekomen buat jadi
tujuan wisata keluarga, piknik, jalan-jalan murah, atau pelesiran singkat. Atau
istilah kerennya, buat (family)
backpacking, flashpacking, atau (light) travelling.
Tapi bisa ngapain dua atau kurang dari tiga hari di Johor Bahru? Sangat bisa,
dan cukup buat mengeksplor Johor Bahru.
Rabu, 29 April
2015, sampai di Changi Singapura jam dua siang, rencananya kami mau langsung ke
Johor Bahru menggunakan bis TS1 dari bandara. Caranya, di bandara Changi setelah
keluar imigrasi, jalan sedikit sampai kelihatan Burger King, lalu turun
eskalator di samping Starbuck. Dari petunjuk arah dan kata orang di situ, di
bawah sini emang tempat bis buat ke kota atau tujuan lainnya, termasuk ke Johor Bahru. Tapi waktu itu di bawah lumayan sepi. Nungguin bus TS1 gak lewat-lewat, tiba-tiba
nongol bus nomer 858 tertulis tujuan Woodlands. Dari pada belum jelas nunggu
bis TS1, akhirnya coba-coba naik 858. Yang penting arahnya ke Woodlands. Per
orang bayar 2.5 SGD. Keano (umur 4 tahun) masih gratis.
![]() |
| Bus 858 jurusan bandara Changi - Woodlands |
Jam empat kurang
kami sampai di Woodlands, tepatnya turun di tempat kaya terminal bayangan
Woodlands, karena bus 858 balik ke arah bandara lagi. Kami lalu lanjut naik bus
950 menuju Johor bahru. Per orang bayar 2 SGD. Sampai di Woodlands Checkpoint (gedung
imigrasi Singapura), semua penumpang turun dari bis dengan semua barang
bawaannya dan naik eskalator atau lift ke lantai dua buat pemeriksaan imigrasi.
Selesai proses imigrasi Singapura, lalu turun ke bawah lagi dan naik bis dengan
nomer yang sama 950, tapi beda bis. Turun di JB Sentral, langsung masuk ke
Bangunan Sultan Iskandar, tempat imigrasi Malaysia.
Dari imigrasi Malaysia, hotel Citrus tempat kami rencana menginap sudah kelihatan. Tinggal jalan kaki lewat mal Johor Bahru City Square, biar adem sambil lihat-lihat. Check-in di hotel, leyeh-leyeh dulu rebahan lurusin badan. Lumayan, kamarnya cukup luas buat kami sekeluarga. Ada air panas, free wifi kenceng, disediain juga dua botol air mineral komplemen plus teh tarik sama kopi saset. Ada surau atau mushola juga. Sengaja kami emang pesan kamar gak pake breakfast, biar bisa icip icip kuliner yang banyak bertebaran di depan, samping dan belakang hotel. Lokasi hotel ini emang di tengah kota, samping mal Johor Bahru City Square, dan dekat dengan tempat kuliner Meldrum.
![]() |
| Citrus Hotel, view kamar ke Mal JB City Square |
Kuliner pertama
di Johor Bahru yang juga sudah jadi inceran, adalah di Nasi Kandar &
Masakan Kampung, persis di seberang hotel. Dekat dan enak, sejalan dengan nafsu
dan selera makan yang sudah menggebu. Pesan nasi briyani kambing, teh tarik,
dan murtabak. Anak-anak lebih pilih makan nasi ayam goreng, yang ayam tepungnya
emang kelihatan merekah menggoda dan lebih cenderung merah warnanya. Soal harga,
hitungannya normal, murah. Soal rasa, mantaplah di sini. Dibuat langsung dari
tangan-tangan pria-pria berkumis dan klimis keturunan India.
![]() |
| Nasi Kandar & Masakan Kampung, persis depan Citrus Hotel |
Malamnya kami ke
Danga Bay, tujuan utamanya Danga World Theme Park, taman bermain. Dan juga ke
Danga World Petting Zoo, kebun binatang malam yang konon cocok buat keluarga
karena menyuguhkan fauna dipadu permainan lampu dan lampion.
Dari hotel naik
taksi sampai depan Danga Bay Theme Park, bayar 15 RM. Tempatnya persis di
pinggir jalan raya, lumayan besar, tapi ternyata sepi. Danga World Petting Zoo,
yang ada di tengah theme park, malah
tutup. Taman bermainnya buka, tapi ada beberapa mainan/wahana yang gak operasi.
Cuma segelintir orang yang datang dan main. Apa mungkin karena ini weekday (hari rabu) jadi sepi. Kata abang penjaga mainan sih begitu. Sempat nyobain
beberapa mainan, juga muter jalan-jalan sampai pinggir pantai, Danga Beach.
Kalau lihat
lokasi, variasi mainan dan pemandangan, juga fasilitas yang sudah jadi,
kayaknya si Danga Bay ini diproyeksiin serius sama pemerintah JB. Dan suatu
hari nanti mungkin bakal berjaya.
Pas pulang,
ternyata susah nyari taxi. Sampai duduk-duduk pinggir jalan lumayan lama. Akhirnya
jalan kaki cukup jauh cari jembatan penyeberangan biar bisa nungguin taxi di
seberang. Sambil nunggu taxi, Lana Keano sedikit becandaan ‘ngenyek’ saya,
karena bawa mereka ke tempat mainan yang sepi, dan pulang susah naik taxi. Pengalaman
‘buruk tapi senang’ di Danga Bay ini, sampai sekarang kalau disinggung-singgung
jadi bahan salah-salahan yang renyah buat obrolan sama anak.
![]() |
| Sebagian mainan di Theme Park, dan pintu masuk Petting Zoo yang malah dipakai parkir mobil |
Kamis, 30 april,
jadwalnya adalah seharian penuh di Legoland, tujuan utama kami di Johor Bahru. Anak-anak
masih belum bangun. Sambil tunggu bangun, masih sempat buat jalan-jalan pagi. Jalan
kaki dari hotel, tujuannya MasjidSultan Abu Bakar, mesjid megah yang juga jadi landmark Johor Bahru. Mesjid tua
dan juga salah satu mesjid terindah di Malaysia. Perpaduan arsitektur Inggris,
Arab dan Malaysia.
![]() |
| Masjid Sultan Abu Bakar, salah satu landmark Johor Bahru |
Balik hotel,
jalan kaki lagi dari mesjid Sultan
Abu Bakar, sekalian mengeksplor kota Johor Bahru. Sampai di hotel, anak-anak
sudah bangun dan lagi siap-siap buat ke Legoland. Sarapan dulu di Nasi
Kandar & Masakan Kampung, juga bungkus martabak buat di jalan. Martabaknya
juara.
Dari hotel jalan
kaki ke arah JB Sentral. Tadinya mau naik bis LM1 ke Legoland, tapi biar cepet,
sampai di depan mal JB City Square, akhirnya pilih naik taxi. Pilih taxi merah
yang lebih murah dibanding taxi biru. Supirnya gak mau pake argo, katanya
pulangnya dari Legoland biasanya sepi. Berbekal informasi supir taxi semalam
dari Danga Bay buat panduan nawar, tarif 40 RM ditawar dikit akhirnya jadi 35
RM. Jalanan lancar, sekitar 20 menit perjalanan sampe di Legoland.
Puas dan seru
seharian di Legoland. Sengaja pilih hari di luar wiken, dan sehari sebelum
libur May Day biar gak padat. Biar
gak nemu banyak antrean, jadi bisa kebagian semua wahana. Dan terbukti, di
Legoland kami cukup tenang memilih wahana, dan hampir semua mainan bisa dijajal
sama Lana-Keano. Cerita Legoland, lengkapnya di sini.
Pulang dari
Legoland naik taxi warna biru, karena sudah gak ada bis lagi. Lewat, sudah jam
18.30. Yang ada cuma taxi biru, sekali buka pintu 6 RM. Yang ini pake argo.
Sampai hotel Citrus / JB City Square 49.2 RM, dibuletin jadi 50 RM.
Bersih-bersih
dan istirahat bentar di hotel. Lanjut makan malam di sekitaran hotel, Meldrum
Walk. Muter-muter jalan kaki, buat anak-anak akhirnya milih makan di Sri Alam.
Menunya hampir sama dengan si Nasi Kandar Kampung. Buat Lana Keano, tambah
pesanan digorengin telur. Dan inilah menu simple dan mujarab buat anak-anak
kalau bingung pilih menu pas makan di luar. Dan jurus goreng telur kali ini,
juga berhasil di sini. Jadi lahap makan.
Kenyang makan, anak-anak dan Yossie balik ke hotel. Saya berkuliner lagi
di Meldrum Walk. Kali ini yang bagian kaki limanya. Banyak gerai makanan dan
minuman berjejer, dengan lapak yang lebih sederhana, dan harga yang kayaknya juga
lebih bersahabat. Dari sekian banyak pilihan, akhirnya terpilihlah Sup Ali. Sup
kambing yang secara visual, baik kuah supnya, barisan daging dan jeroannya,
sampai tampilan pak Haji Ali nya cukup meyakinkan saya buat memilih Sup Ali
ini. Ditambah teh tarik panas dan potongan roti, sup kambing yang kuahnya juga
panas dan kental ini, jadi menu yang pas melewati malam yang gerimis di
Meldrum.
![]() |
| Makan Sop kambing Sup Ali, Meldrum Walk, kuliner Johor Bahru |
![]() |
| Salah satu lorong bagian Meldrum Walk. Persis di belakang Citrus Hotel |
Meldrum walk
sudah, kini saatnya geser dikit ke night
market alias pasar malam atau pasar kagetnya Johor Bahru. Cukup luas dan
panjang pasar malamnya. Buat jalan-jalan dan cari suasana lain, bisa lah jadi
pilhan. Segala macam barang banyak digelar di sini. Yang paling banyak dijual,
baju. Rame banget, tapi buat saya gak ada yang terlalu menarik buat dibeli. Saya
cuma beli baju anak dengan tulisan “I am Johorean”. Murah, Cuma 3 RM. Lumayan
buat kenang-kenangan dari JB. Ada satu lapak yang cukup menarik, tapi untung
Keano gak ikut. Kalau ikut bisa kalap. Lapak itu jualan mobil mainan Hotwheel lumayan lengkap, mulai dari
yang klasik tahun jebot, sampe yang tahun-tahun muda. Dari harga standar,
sampai harga hobby yang lebih mahal. Model dan jenis mobilnya jarang ada, malah
sebagian besar saya gak pernah lihat di Jakarta.
![]() |
| Night Market, pasar kaget ala Johor Bahru |
![]() |
| Kaos "I am Johorean", 3 ringgit dari Night Market |
Jumat pagi 1
Mei, sebelum meninggalkan JB, kami jalan-jalan dulu ke kuil Arulmigu Sri
Rajakaliamman, kuil kaca yang juga jadi salah satu tujuan penting di Johor
Bahru. Sebenarnya tadi malam setelah dari meldrum, saya sempat lewat ke
Arulmigu, sekalian survey jarak dan tempat sebelum bawa anak-anak ke sini
paginya. Ternyata dari hotel deket banget, kelihatan juga ujung kuilnya. Jalan
kaki sekitar 500 meter, sampai di kuil kebetulan lagi ada yang kawinan. Dan
tentu saja banyak juga yang lagi ibadah. Gak cuma jemaah atau yang ibadah saja
yang boleh masuk, di sini wisatawan juga boleh dan banyak terlihat di kuil ini.
Selain atap kuil
yang unik dengan tumpukan patung-patung, arsitektur rumah ibadah umat Hindu ini
juga sangat menarik, sebagian besarnya berlapis kaca.
![]() |
| Kuil kaca Arulmigu, tampak malam dan siang |
Setelah dari
kuil Arulmigu, sebelum balik hotel dan check
out, cari makan dulu. Pilhan makanannya gak jauh-jauh dari menu India
Melayu kaya di Nasi Kandar & Masakan Kampung atau Sri Alam. Kali ini
pilihannya adalah Restoran Hasyima di depan Plaza Seni. Masih dekat dengan
hotel atau JB City Square.
Dari tiga rumah
makan menu India Melayu di Johor Bahru yang dicoba, buat saya juaranya tetep Nasi
Kandar & Masakan Kampung. Terutama martabaknya, juara.
Johor Bahru
cukup, kami lanjut perjalanan ke Singapura. Check out hotel jam 10.30, jalan
kaki lagi ke Imigrasi Malaysia lewat JB City Square. Dari imigrasi, turun ke
lantai bawah nyari bus CW2 di platform B, tujuan terminal Queen Street, Bugis Singapura. Tarif 2.6 RM per orang.
![]() |
| Terminal di bawah gedung Imigrasi Malaysia. Bis CW2 jurusan JB-Queen Street Bugis Singapura |
Di imigrasi
Malaysia tadi, antrean ke Singapura ramai lancar. Beda jauh sama antrean yang masuk
ke Johor Bahru, padat merayap panjang banget. Di jembatan selat jalan
penghubung JB-Singapura juga, kendaraan padat merayap. Untung saja ke JB dan
Legolandnya di weekday, coba kalau
pas long weekend kaya gini, gak
kebayang padetnya Legoland. Tapi sekarang, yang jadi masalah adalah.. libur long weekendnya jatuh pas kami di
Singapura. Siap-siap berpadat-padatan di Singapura.
**Itinerary Johor Bahru:
Day 1 (Rabu, 29 April 2015) :
11.20 Flight Air Asia, (terminal 3) Jakarta
- Singapura
14.00 Sampai di Changi (Terminal 1)
14.30 Naik bus TS1 Naik bus 858 ke Woodlands + Bus 950 ke JB sentral Johor Bahru
17.30 Check-in Citrus Hotel
18.00 Makan di RM Nasi Kandar & Masakan Kampung
19.30 Danga Bay Theme Park + JPO (Johor Premium Outlet)
Day 2 (Kamis 30 April 2015):
06.00 Masjid Sultan Abu Bakar
09.45 Sarapan di Nasi Kandar & Masakan kampung
10.25 Naik Taxi ke Legoland
10.45 Legoland Theme Park
14.30 Legoland Waterpark
18.30 Naik taxi biru ke Hotel, dari
Legoland
19.30 Makan malam Meldrum Walk + night market
Day 3 (Jumat, 1 Mei 2015):
08.30 Kuil kaca Arulmigu
09.30 Makan di Restoran Hasyima
10.30 Check-out hotel - ke Imigrasi
Malaysia, naik bus CW2 ke Queen Street-Bugis Singapura
***








































