Ada dua tempat yang bikin saya terharu waktu backpacking bersama anak ke 6 negara di Eropa. Pertama, begitu ngeliat menara Eiffel saat senja. Kedua, waktu datang ke stadion Real Madrid, Santiago Bernabeu, dan masuk ke dalam museumnya. Dua momen itu bikin saya merinding dan kehabisan kata. Tapi kali ini saya mau cerita soal Eiffel Tower dulu ya. Lain kali saya cerita pengalaman saya saat masuk kandangnya Real Madrid.
Ada Pedagang Wine Asongan di Menara Eiffel
09:09:00Keliling Kanal Amsterdam - Canal Cruise
20:55:00
Kami mengunjungi Amsterdam, ibu kota Belanda di awal musim panas 2018. Mataharinya sudah semakin cerah, langit biru terang, tapi angin dingin masih sesekali berhembus dan membuat udaranya sejuk buat ukuran orang Jakarta. Temperatur masih berkisar 20 derajat celcius di siang hari. Kalau malem ya pastinya lebih dingin lagi.
Jadi, rasanya buat kita yang first timer jalan-jalan ke sana, ya itulah waktu yang tepat buat keliling menikmati musim panas di Amsterdam. Kebayang kalau udah pertengahan summer matahari bakal semakin terik, gerah pula, dan bikin cepet capek jalan-jalannya.
Desa Nelayan Volendam, Tempat Wisata Legendaris di Belanda
23:16:00Pernah kaaan lihat foto-foto wisatawan pakai baju tradisional Belanda? Pada zamannya, dan sekarang juga masih sih, foto-foto kayak gitu ngehits banget buat orang Indonesia yang jalan-jalan ke sana. Saking populernya, sampe-sampe dibuat duplikasinya di sebuah tempat wisata ngehits di Bandung, daaaan banyak juga yang antre pengen ikutan foto.
Plaka, si Romantis dari Jantung Kota Athena
20:59:00Athena, ibukota Yunani ternyata mempunyai tempat romantis yang gak pernah terbayangkan oleh saya sebelumnya. Namanya Plaka, letaknya di jantung kota tua Athena. Ini kawasan wajib mampir menurut saya. Apalagi biasanya wisatawan ke Athena untuk mendatangi situs-situs bersejarah macam Acropolis, kotanya Dewi Athena. Reruntuhan bangunan, kuil dan relief kuno memang daya tarik kota ini. Tapi Plaka, menawarkan nuansa yang berbeda.
Venesia Istimewa, Bukan Hanya Gondola
20:20:00Sebelum menginjakkan kaki ke Venesia, bayangan saya tentang tempat ini adalah romantisme naik gondola bersama pasangan, menyusuri kanal-kanal sempit di antara bangunan tua, sambil mendengarkan nyanyian sang penarik gondola. Tapi ternyata setelah ke sana, banyak hal lain yang asik selain gondola. Dan gak mesti berduaan juga dengan pasangan. Bawa keluarga, bawa anak pun tetap seru.
Fanmeile Berlin: Nonton Bareng Piala Dunia 2018
09:45:00Salah satu yang membulatkan hati untuk mengiyakan ajakan suami ke Eropa di tahun ini (2018) adalah karena momen Piala Dunia. Menyaksikan orang Eropa nonton bareng siaran langsung timnas mereka bertarung di Rusia, pengalaman yang bikin penasaran bagi kami. Piala Dunia sepak bola, empat tahun sekali. Dan empat tahun lagi, kami nggak tahu apakah akan tetap punya umur, kesempatan dan keuangan untuk bisa datang langsung ke benua biru, menyaksikan euforia penduduknya atas sepak bola. Yaah.. bismillah yuk berangkat.
Itinerary 16 Hari Backpacking Eropa 6 Negara: Jerman, Belanda, Perancis, Spanyol, Italia, Yunani (Eurotrip #2)
10:26:00Bikin itinerary buat jalan-jalan ke Eropa itu 'susah-susah senang'. Seperti di postingan sebelumnya, ada begitu banyak 'godaan' kalau ngetrip ke Eropa. Mau cuek gak bikin itinerary, tapi tetap saja perlu. Jadi kalau ada yg bilang eurotripnya gak pake rencana dan itinerary, kedengarannya agak aneh. Lha kita urus visanya saja ditanyain itinerary dan diminta macem-macem. Diminta daftar tujuannya, bukingan hotelnya, transportnya, dan sebagainya. Jadi yang beda dan tanpa rencana, mungkin di detil titik-titik wisatanya.
16 Hari Keliling Eropa, 6 Negara 7 Kota Favorit (Itinerary Eurotrip #1)
04:35:00
Eurotrip..!! Jalan-jalan ke Eropa akhirnya
bisa terwujud juga di libur lebaran 2018 kemarin. 16 hari yang menyenangkan, yang
mana sebenarnya eurotrip ini rencananya bukan buat di tahun ini. Pelesiran
bareng keluarga ke benua biru memang sudah diniatin. Bucket list buat ‘masa depan’ pada awalnya.







