Satu-satunya alasan mampir ke sini, adalah pengen tau kayak gimana sih lokasi yang populer banget sebagai tempat wisata selfie. Dalam skala 1 sampai 10, nilai selfie saya mungkin bisa diberi angka 7. Sementara suami, kalau selfie jadi kategori penilaian di sekolah, pasti rapornya merah.
Terkuak Di Balik Foto Kece The Lodge Maribaya Lembang Bandung
19:07:00China Town Bandung: Jalan-jajan di Kampung Tiongkok Ala Bandung
19:12:00Ini tempat selfie sekaligus lokasi jajan yang paling baru di Bandung, Jawa Barat. Setidaknya pas kami ke sana 27 Agustus 2017, tempat ini belum sebulan beroperasi, dan baru diresmikan seminggu sebelumnya. Yang meresmikan gak tanggung-tanggung, langsung wali kota Bandung, Ridwan Kamil. Namanya Chinatown Bandung.
Wiken di Puncak Bandung: Punclut, Bukit Moko, dan Tebing Keraton
23:13:00Gambar di atas adalah penampakan Kota Bandung dilihat dari kawasan Punclut. Sering bener denger nama Punclut, tapi baru Januari tahun 2017 akhirnya bener-bener menginjakkan kaki ke sini.
Wisata Swafoto Ala Tebing Keraton Bandung
09:57:00Tebing Keraton dan swafoto alias selfie ibarat saudara kembar. Dua-duanya susah dipisahin, tumbuh dan gede bareng. Gara-gara fenomena selfie juga, si Tebing Keraton di Bandung ini jadi ngehits. Makanya --plus sedikit opini lebay-- jalan-jalan ke Tebing Keraton ini, kami seperti ikut menjadi 'saksi sejarah' gimana hebohnya si selfie. Buat Lana dan Keano, mungkin nanti pas sudah besar, bisa jadi femomena selfie ini sudah gak ada. Atau mungkin bisa jadi tambah menggila.
Camping with Kids: Ranca Upas Ciwidey
08:18:00Dan Bandung bagi kami...
01:53:00Mau dibilang macet, terlalu penuh orang, udaranya gak dingin lagi, saya selalu suka Bandung. Biar lahir di Jakarta, Bandung menyimpan banyak kenangan buat saya. Dulu waktu masih aktif latihan kung fu dan selanjutnya kung fu menjadi wushu, saya sering bolak balik Bandung. Buat latihan sama teman-teman di sana, ataupun ikut kejuaraan. Berlanjut dapat suami yang lahir dan besar di Bandung, meskipun ketemunya di Jakarta dan dia bukan jagoan kung fu. Kata Pidi Baiq, Bandung bukan cuma masalah geografis, tapi melilbatkan perasaan. Setujulah saya mah. Apalagi setelah baca seri novel Dilan yang sukses bikin baper hahaha..
Road Trip Lintas Selatan Jawa Barat #2 (Gunung dahulu Pantai kemudian)
02:02:00Libur semesteran dan lebaran, saatnya jalan-jalan. Pelesiran. Kali ini cari yang dekat-dekat saja. Masih di Jawa Barat, dengan jalur lintas selatan jadi tujuan. Sekalian irit budget juga. Itinerary sudah dibikin, tapi fleksibel, dan realisasinya bisa lihat di sini. Dari rencana awal, ternyata jadwal liburannya harus banyak disinkronkan satu sama lain. Anak-anak masih libur, tapi Yossie belum bisa cuti. Dan mba Ipah, ART kami mudik juga, cukup lama. Itu pun sempat mau nambah hari. Jadi mesti nungguin Mba Ipah balik dulu buat gantian jagain Eyang di rumah. Setelah semua sinkron dan Mba Ipah sudah di rumah, jadilah berangkat. Liburan dan ambil cutinya jadi mundur, hampir dua minggu setelah lebaran. Untungnya Lana masih libur, tetapi Keano sebenarnya sudah harus masuk sekolah. Bolos dulu deh seminggu.
Road Trip Lintas Selatan Jawa Barat (1)
05:32:00
Akhirnya lunas juga. Sebagai
orang yang gak jauh-jauh dari Jawa Barat, lahir dan besar di Bandung, dan
sekarang tinggal juga di Depok yang masih Jabar, rasanya ada yang kurang, begitu
lihat peta dan jalur jalan yang pernah dilewati. Biasanya keluar dari Depok atau
Jakarta, kalau ke arah timur, jalur yang sering dipakai mudik dan jalan-jalan, adalah
jalur pantura. Plus tol Cipali kalau belakangan ini. Atau sering juga lewat jalur
selatan, yang sebenarnya adalah jalur tengah Jabar (Jakarta-Bandung-Nagreg-Tasik-Ciamis-Banjar).
Jalan Jajan di Floating Market, Lembang Bandung
06:01:00Apung, mengapung, terapung... kayaknya tahun-tahun terakhir ini semakin tren dan semakin nyetel dengan kata pasar atau tempat jajan. Kalau di Sentul Bogor ada Ah Poong, nah kalau di Lembang Bandung ada Floating Market. Keduanya adalah pasar buatan, tempat jajanan, sedikit menyontek dari yang asli, tradisional dan lebih legend kaya pasar terapung di Banjarmasin Kalimantan Selatan. Atau kaya di negeri sebelah, Thailand.
Begitu masuk, suasana di sini bikin pengen foto-foto. Lana dan Keano langsung minta dibeliin kolecer alias kincir warna-warni. Pedestrian yang bersih dan lapang, membuat tempat ini berasa nyaman buat berjalan-jalan. Sempat bingung mencari di mana pasar apungnya. Kirain kita mesti naik perahu atau gimana. Ternyata nggak. Yang terapung itu cuma para penjual makanannya. Sementara kita membeli dari semacam dermaga berbentuk lorong panjang.
Ada macam-macam makanan yang dijual. Tapi kebanyakan berupa jajanan khas kota kembang seperti aneka gorengan, baso tahu, lotek dan nasi timbel. Kalau dari rasa, gak ada yang istimewa sih. Tapi kalau mau cari suasana yaaah bolehlah dicoba. Transaksi jual beli menggunakan koin yang bisa ditukarkan di sejumlah konter yang tersebar.
Kalau pengunjung mau merasakan juga bagaimana terapung di danau, bisa menjajal naik kereta air. Gerbongnya terbuat dari perahu-perahu kecil yang ditambatkan satu sama lain. Lana naik kereta ini sendiri. Kami mengawasi dari jauh bagaimana ia antre, dipakaikan vest keselamatan dan memotret momen ini.
Selesai naik kereta, jalan-jalan dan foto-foto berlanjut. Taman-taman di Floating Market ini dibuat agak tematik. Ada petak yang menampilkan keindahan kekayuan. Ada pula petak taman yang menonjolkan dekorasi batu. Sebagai tempat wisata kuliner, bisa dibilang Floating Market ini enak buat cuci mata. Bersih, segar dan rapi. Tapi kalau untuk rasa atau kuliner lidah, buat kami sih biasa saja. Gak ada yang istimewa.
Lokasi Floating Market ini di Jl. Grand Hotel No 33 E, Lembang, Bandung. Untuk sampai ke sini, kalau dari arah atas (Tangkuban Perahu, Ciater, Subang dll) ikuti jalan utama ke arah Bandung, sampai ketemu jalur satu arah dan lewati pasar Lembang. Kalau dari arah Bandung, patokannya ya pasar Lembang itu. Lokasinya gak jauh dari pasar Lembang, setelah belokan kanan, masih di jalur yang satu arah menuju Bandung, lokasinya ada di sebelah kiri. Ada jalan masuk sebelah kiri, lengkap dengan petunjuk arahnya.
*****



















