Ke Thailand jangan sampe lewat makan Tom Yam. Itu wajib wajib wajib pake banget. Kecuali buat yang alergi mungkin. Seenggaknya itu yang saya lakukan waktu mampir ke negeri Gajah Putih ini bareng keluarga. Baik di Phuket, ataupun di Bangkok, Tom Yam jadi menu pertama yang dicari. Keano sampe komentar, "Mama setiap hari pasti makan Tom Yam". Ow yes dear, tempat makan boleh beda tapi, menunya tetap sama 😊
Kuliner Halal Bangkok: Resto Usman Thai Muslim Food
20:32:00Menyusuri Jejak Tentara Vietkong di Cu Chi Tunnels Vietnam
06:16:00Ini cerita masuk lubang tikus. Bukan lubang tikus beneran sih, ini sebutan saya buat lorong-lorong bawah tanah, yang sumpek, sempit dan pengap, tapi sukses membawa Vietnam menang perang melawan Amerika. Perang Vietnam sendiri berkecamuk selama sekitar 18 tahun. Berakhirnya tahun 1975. Tapi terowongan peninggalan perang ini, masih diabadikan di kawasan Cu Chi, 42 kilometer dari Ho Chi Minh City, kota terbesar di Vietnam.
China Town Bandung: Jalan-jajan di Kampung Tiongkok Ala Bandung
19:12:00Ini tempat selfie sekaligus lokasi jajan yang paling baru di Bandung, Jawa Barat. Setidaknya pas kami ke sana 27 Agustus 2017, tempat ini belum sebulan beroperasi, dan baru diresmikan seminggu sebelumnya. Yang meresmikan gak tanggung-tanggung, langsung wali kota Bandung, Ridwan Kamil. Namanya Chinatown Bandung.
Old Phuket Town Thailand
08:18:00Kota Phuket, Thailand, terkenal dengan keindahan pantainya. Tapi kota ini gak cuma punya garis pantai yang kece. Coba deh sempetin main-main ke kawasan kota tuanya. Jaraknya sih lumayan dari kawasan pantai. Kalau dari Patong, naik tuk-tuk sekitar setengah jam sampai 45 menit perjalanan. Tapi begitu sampai, foto-foto yang dibawa pulang nanti dijamin gak bikin nyesel untuk dilihat-lihat. Ini kisah nyata lho, karena berasal dari pengalaman pribadi😊😊
Phnom Penh Kamboja: Wisata Jalan Kaki Keliling Kota
22:54:00Akhirnya menginjakkan kaki juga ke ibu kota Kamboja, Phnom Penh. Buat kami sekeluarga butuh perjalanan panjang untuk sampai di sini. Sebab, trip dimulai dari Phuket, terbang ke Bangkok, naik bus ke Siem Reap, lanjut naik bus lagi, tiba deh di Phnom Penh.
Jalan-jalan Seharian di Taman Legenda Keong Mas dan Skyworld TMII
21:10:00Taman Mini Indonesia Indah selalu menjadi tempat yang menyenangkan membawa anak-anak jalan-jalan. Meskipun menurut saya sekarang, berwisata ke TMII gak murah-murah amat. Kecuali memang niatnya cuma masuk, terus gelar tiker buat piknik, dan menikmati anjungan-anjungan dari berbagai daerah yang gratis buat pengunjung. Kalau mau atraksi lebih, mau gak mau ya memang harus keluar uang lagi.
Wiken di Puncak Bandung: Punclut, Bukit Moko, dan Tebing Keraton
23:13:00Gambar di atas adalah penampakan Kota Bandung dilihat dari kawasan Punclut. Sering bener denger nama Punclut, tapi baru Januari tahun 2017 akhirnya bener-bener menginjakkan kaki ke sini.
Mencicipi Lembu Naik Bukit di Kamboja
00:29:00
Bagi saya, Kamboja adalah negeri yang sama sekali asing. Selain ketenaran Angkor Wat di kalangan travellers atau backpackers, serta sejumlah film perang Amerika yang mengambil latar Kamboja, saya sama sekali gak tau daya tarik negeri ini.
10 Hari Jalan Makan Keliling Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Singapura (Itinerary)
21:34:00Trip Indochina yang gak direncanain. Tapi berhubung ada kesempatan, hajar sudah. Tadinya tahun ini memang gak ada rencana trip ke luar. Sampai bulan April, yang biasanya jadi bulan kami buat jalan-jalan, masih belum ada rencana. Masuk Mei mau ke Juni, setelah koreh-koreh recehan dan ngitung THR, akhirnya diputusin jalan. Karena tahun ini gak ada agenda mudik, jadi waktu dan dana bisa dialihin ke trip ini. Mumpung anak-anak libur dan bisa cuti. Sudah cape juga kelamaan diem.
Jalan Jajan di Causeway Bay Hong Kong
08:06:00Basecamp kedua kami selama di Hong Kong ada di Causeway Bay. Lokasinya di Pulau Hong Kong. Ini tempat favorit saya selama di sana. Kawasan belanjanya enak dilihat. Penuh barang branded. Orang-orang yang seliweran juga kece-kece penampilannya. Kami menginap di kawasan Fashion Walk. Lebih lengkap soal Fashion Walk ada di link ini
Kowloon: Wisata Mata yang Bikin Sehat Raga dan Dana (Hong Kong Day #2)
08:03:00Hari kedua di Hong Kong, kami masih bermarkas di Kowloon, tepatnya di Jordan. Setelah sebelumnya kami eksplor Kowloon via Nathan Road sampai Victoria Harbour, dan berakhir di Temple Street Night Market. Hari ke dua ini rencananya akan ke Lantau Island dengan Disneyland dan Ngong Ping-nya. Tapi di antara itu, tetep akan manfaatin waktu --terutama pagi dan malam hari-- buat nengokin spot menarik di Kowloon yang belum kejamah. Di antaranya area Waterfront Promenade, Ladies Market dan Sneaker Street. Jalan-jalan santai sekitaran Jordan, Victoria Harbour Tsim Sha Tsui, sampai ke Mongkok
Kowloon: Jalan Kaki, Star Ferry, dan Nikmatnya Kari (Hong Kong Day #1)
19:37:00Jalan-jalan ke Hong Kong kami mempunyai waktu sekitar lima hari buat mengeksplor negeri bekas koloni Inggris ini. Itu di luar perjalanan, jalan-jalan ke Makau, dipotong Shen Zhen, dan transit maksimal di Kuala Lumpur. Dengan waktu segitu, kami membagi dua wilayah buat dijadiin home base. Kowloon dan Causeway Bay--atau Pulau Hong Kong. Untuk awal, kami pilih Kowloon jadi home base dan daerah edar kami selama dua hari pertama di Hong Kong.
Island Hopping Kelagian, Maitem, dan Sari Ringgung (Pahawang #2)
10:41:00Di hari pertama, kami terpuaskan dengan Kelagian Kecil, Tanjung Putus, Pahawang Kecil dan sekitarnya. Hari kedua, tetep menu utamanya adalah snorkeling dan keliling pantai pulau juga, island hopping.
Wisata Swafoto Ala Tebing Keraton Bandung
09:57:00Tebing Keraton dan swafoto alias selfie ibarat saudara kembar. Dua-duanya susah dipisahin, tumbuh dan gede bareng. Gara-gara fenomena selfie juga, si Tebing Keraton di Bandung ini jadi ngehits. Makanya --plus sedikit opini lebay-- jalan-jalan ke Tebing Keraton ini, kami seperti ikut menjadi 'saksi sejarah' gimana hebohnya si selfie. Buat Lana dan Keano, mungkin nanti pas sudah besar, bisa jadi femomena selfie ini sudah gak ada. Atau mungkin bisa jadi tambah menggila.
Main-main di Kerajaan Air Water Kingdom Mekarsari
19:54:00Mekarsari itu bukan cuma taman buah yang selama ini kita kenal. Tapi.. Mekarsari juga punya waterpark. Namanya Water Kingdom. Lokasinya persis di sebelah taman buah. Tepatnya di jalan raya Cileungsi-Jonggol KM3, Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Kalau dari arah Jakarta, lewat tol Jagorawi keluar tol Cibubur, belok kiri ikutin jalan ke arah Jonggol sampe capek. Nanti di sebelah kanan ada gerbang Taman Buah Mekarsari gede banget. Tapi jangan masuk lewat situ. Sebab gerbang waterpark adanya di sebelahnya.
Snorkeling dan Keliling Pahawang Kelagian Tanjung Putus (Pahawang #1)
05:26:00Cita-cita liburan ke pantai lunas saat tahun baru kemarin. Berangkat di hari pertama tahun 2017, kami menuju Lampung. Dari Depok, meluncur ke pelabuhan Merak. Berangkat pagi, maunya sore sudah sampai dermaga menuju Pahawang, atau bisa jalan-jalan sebentar di pantai Klara, pesisir Lampung sana.
Main Air di Snow Bay & Nonton Film di Keong Emas TMII
19:06:00Sering bolak balik ke Taman Mini, dan juga penyuka main air, waterpark yang satu ini malah termasuk yang terlambat buat kami jajal. Padahal hampir setiap ke TMII, Lana dan Keano selalu ngajak buat berenang di Snow Bay. Cuma karena memang gak pernah diseriusin, dan juga lebih sering tergoda dengan permainan lain di TMII, akhirnya rencana ke Snow Bay selalu ntar ntar terus.
Pelabuhan Sunda Kelapa: Menikmati Senja di Ujung Jakarta
20:04:00Menikmati sore, petang hingga malam datang. Pelabuhan Sunda Kelapa bisa jadi salah satu pilihan terbaik menyambut senja Jakarta, menyaksikan perubahan langit ibu kota. Hidung-hidung mancung yang terbentuk dari kapal-kapal kayu yang berderet, selalu menjadi pemandangan menarik bagi saya. Semakin asyik karena bisa berbagi dengan keluarga, ajak anak main-main ke Sunda Kelapa.
Naik Star Ferry dan Peak Tram ke Victoria Peak Hong Kong
18:32:00Victoria Peak atau biasa disebut The Peak adalah tempat untuk memandangi Hong Kong dari ketinggian. Jadi, kalau jalan-jalan ke negeri bekas koloni Inggris ini, jangan lupa buat mampir ya. Gak lengkap soalnya kalau main ke Hong Kong, tapi gak foto-foto di The Peak. Dijamin cakeplah pemandangannya.
Fun Wiken di Aqua Fun dan Utara Jakarta
00:08:00Akhirnya tercapai juga keinginan menjajal Aqua Fun. Anak-anak pengen ke sini gara-gara lihat liputannya di televisi. Kayaknya seru banget, lari-larian dan jumpalitan di atas wahana terapung. Aqua Fun, di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Tepatnya di kawasan beach pool, tempat di mana ada dermaga kayu yang suka dibuat jalan-jalan keliling oleh pengunjung.
Pahawang dan Tanjung Lesung: Duo Pantai Ciamik Pembuka tahun 2017
22:34:00
Jalan-jalan,
pelesiran, atau wisata ke Pahawang di awal tahun baru kemarin menjadi lima hari
terbaik mengawali tahun 2017. Laut, pulau, pantai berpasir putih, langit biru, air berwarna biru
atau hijau tosca memang sudah menjadi incaran, dan terbayang sebelumnya buat
mengisi liburan kami, liburan sekolah anak-anak. Mengawali tahun, dipadu keriangan dan senyuman Lana dan Keano, berharap
menjadi mood booster untuk tahun
2017. Anak riang, ortu senang.
Hong Kong Trip 2016, ...tahun 2017 bagaimana?
16:51:00
Trip
Hongkong dan sekitarnya di Tahun 2016 kemarin selalu jadi trip yang spesial
buat kami. Perjalanan seminggu keliling Hong Kong, Shen Zhen, Macau, dan KualaLumpur sepertinya jadi pelesiran yang sempurna buat kami. Sepanjang perjalanan anak-anak
selalu ceria, sehat-sehat, dan itinerary juga relatif lancar. Menyenangkan, terutama karena Hong Kong dengan Disneylandnya memang salah satu bucketlist-nya
Lana.
Camping with Kids: Ranca Upas Ciwidey
08:18:00Pantai Pangandaran: Snorkeling, Cagar Alam, dan Ikan Asin
07:09:00Pantai Pangandaran, Jawa Barat adalah tempat terakhir yang kami tuju dalam road trip lintas selatan Jawa Barat. Namanya juga lokasi terakhir, jadi sesuai peta, ini penjelajahan kami yang terjauh selama seminggu jalan-jalan. Pangandaran terletak gak jauh dari perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Di postingan sebelumnya saya udah ceritain jauhnya Pangandaran dari Depok ataupun Jakarta. Cukuplah bikin pantat panas pinggang pegel kalau perjalanannya nonstop. Cara paling gampang dan murah adalah lewat jalan darat. Kalau naik kendaraan umum saya sarankan naik bus langsung. Banyak kok bus ke sana. Dari terminal Depok ada Bus Budiman yang bisa dinaiki menuju Pangandaran.
Puas di Pantai Batu Karas
01:34:00Pantai Batu Karas menjadi salah satu pantai tujuan wisata di kawasan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Dari kompleks wisata Pantai Pangandaran, jaraknya sekitar 33 kilometer. Berbeda dengan Pantai Pangandaran yang rame banget, di sini suasana tenangnya masih terasa. Meski demikian, penginapan, cottage, homestay juga banyak.
Suasana di Batu Karas mengingatkan saya pada Bali. Banyak turis bule. Pantai Batu Karas, memang terkenal di kalangan surfer manca negara. Gak heran, waktu pagi-pagi kami sekeluarga ke sini, banyak banget yang main selancar, sebagian besar turis luar negeri.
Berbeda dengan karakter pantai selatan lainnya, ombak di Batu Karas tidak datang dengan deras. Pantainya juga landai, miriplah sama Pantai Kuta Bali, tapi dengan skala yang lebih kecil. Kalau biasanya saya waswas melepas Lana dan Keano bermain air di kawasan pantai selatan, di sini justru tenang banget. Mungkin karena pantainya dikelilingi teluk. Dan yang paling meyenangkan, ombaknya nyaman banget buat berselancar serta bersih dari sampah. Lana dan Keano masing-masing asik bermain bodyboard. Sementara, keluar sedikit dari teluk keliatan bule-bule asik menunggu ombak untuk surfing beneran.
Dari seluruh pantai jalur selatan Jawa Barat yang saya datangi, Batu Karas yang paling membuat jatuh cinta. Sayangnya, menuju ke sini bener-bener harus melalui perjalanan darat yang panjang dari Jakarta. Kalau lancar di perjalanan butuh waktu 8 hingga 9 jam dari ibu kota ke pantai ini. Kebayang kan kalau surfer manca negara mau ke sini, mereka memang harus niat banget menempuh perjalanannya. Tapi kalau buat yang suka jalan, Batu Karas atau Pangandaran hitungannya masih enteng lah. Jalanan sudah bagus, dan lebih dekat dibandingin harus ke timur Indonesia.
Bandara kecil sih sudah ada sebenernya. Nama bandaranya Nusa Wiru. Tapi yang bisa ke sana baru pesawat-pesawat kecil dan jadwal terbangnya juga nggak setiap hari.
Sementara buat kami, Batu Karas masuk dalam itinerary Road Trip Jalur Selatan Jawa Barat. Jadi, jalur perjalanannya gak nembak langsung dari Jakarta. Kami, mampir dulu ke mana-mana. Dan, untuk kategori pantai, Batu Karas ini bisa dibilang jadi puncaknya jalan-jalan kami menyusuri pantai selatan Jabar.
Makanya, mumpung bisa singgah, dipuas-puasin main airnya. Sampai gosong kulit muka dan seluruh badan. Pantai Batu Karas ini sudah pasti 'surga' banget buat Lana dan Keano. Dua bocah ini bolak balik nggak ada capeknya main ombak. Loncatin ombak, nabrak ombak, nyelem, lari-lari, meluncur, berenang sambil digendong, dan segala macam gaya tersalurkan di pantai ini.
Kalau gak inget siangnya mesti ke Cukang Taneuh alias Green Canyon, bisa seharian kita di sini tanpa merasa bosan. Sewa bodyboard juga murah, kalo nggak salah sekitar 20 ribu seharian. Kalau papan surfing, harga sewanya sekitar 100 ribu rupiah.
Waktu kami ke Batu Karas, selain dominasi turis bule, ada sih beberapa rombongan kecil wisatawan lokal. Tapi kebanyakan cuma di pinggir, ngadem di bawah pohon. Emang enak sih tidur-tiduran di pantainya. Tapi kalau buat saya, terlalu sayang pantainya kalau cuma dibuat tidur-tiduran hehehe..
Lain kali kalau ada umur dan rezeki, saya gak kapok ke sini lagi, walau harus menempuh perjalanan jauh. Banyak tempat nginep cantik yang pengen saya coba juga kalau ada kesempatan lagi.
Green Canyon: Wisata Ekstra, Penyegar Otak dan Mata
19:48:00Green Canyon atau Cukang Taneuh di Pangandaran, Jawa Barat, bukan nama asing buat saya. Selama kerja di TV, berkali-kali saya liat hasil liputan ke sana. Gak cuma sekedar liat, ngedit naskah soal jalan-jalan ke Cukang Taneuh, dengan beragam angle, pernah beberapa kali juga. Jadi, meskipun belum menginjakkan kaki ke ngarai legendaris ini, saya berasa udah kenal banget tempatnya. Sebelum memulai road trip jalur selatan Jawa Barat saya memang belum sekalipun ke Cukang Taneuh. Tapi saking familiarnya saya berasa sudah pernah masuk-masuk ke dalamnya. Dahsyat banget memang liputan teman-teman, berikut naskah-naskah yang saya edit, sehingga bisa memanipulasi pikiran hahaha..
Dan Bandung bagi kami...
01:53:00Mau dibilang macet, terlalu penuh orang, udaranya gak dingin lagi, saya selalu suka Bandung. Biar lahir di Jakarta, Bandung menyimpan banyak kenangan buat saya. Dulu waktu masih aktif latihan kung fu dan selanjutnya kung fu menjadi wushu, saya sering bolak balik Bandung. Buat latihan sama teman-teman di sana, ataupun ikut kejuaraan. Berlanjut dapat suami yang lahir dan besar di Bandung, meskipun ketemunya di Jakarta dan dia bukan jagoan kung fu. Kata Pidi Baiq, Bandung bukan cuma masalah geografis, tapi melilbatkan perasaan. Setujulah saya mah. Apalagi setelah baca seri novel Dilan yang sukses bikin baper hahaha..
Makau #2: Gemerlap Malam di Las Vegas Asia
01:17:00Ini kelanjutan cerita jalan-jalan di Makau. Kalau sebelumnya kami keliling di tempat-tempat yang kental nuansa sejarahnya, seperti Senado Square, Ruins of St Paul's dan sekitarnya, sekarang saatnya liat yang hedon. Sebelumnya si Suami sudah mendownload peta offline buat panduan. Lumayanlah, jadi gak buta amat sama jalan.
Kenyang Pantai plus Green Canyon (Road Trip Lintas Selatan Jabar #3)
20:58:00
Laut, pantai,
dan jalur selatan Jawa, ibaratnya seperti saudara, selalu bersama. Kalau lewat jalur selatan, ya pasti dapat pantai atau laut selatannya juga. Termasuk
di selatan Jawa Barat. Di sini, pantainya juga keren-keren. Sebut saja pantai
Pangandaran, yang sudah kesohor dari dulu. Jaman masih sekolah, bukan sekali
dua kali saya ke Pangandaran. Kadang touring
naik motor, atau nebeng mobil orang. Tapi biar kata sudah sering ke
Pangandaran, ternyata pantai di selatan lainnya malah kelewatan. Dan jalur
selatan Jabar, dulu gak pernah sekalipun dilintasin. Seolah-olah Santolo, Ranca
Buaya, atau Pameungpeuk Garut dan sekitarnya itu jauh banget, terpencil. Makanya
begitu ada waktu, lintas selatan Jabar masuk di urutan teratas buat jalan-jalan ajak anak.
Makau Episode 1: Perpaduan Budaya Cina dan Eropa yang Membuat Lapar Mata
17:05:00Kalau bukan karena sekalian ke Hong Kong, mungkin saya gak pernah menginjakkan kaki ke Makau. Apalagi kalau niatnya jalan-jalan bawa anak. Setidaknya itu yang ada di kepala, ketika merancang trip kali ini. Soalnya bayangan saya tentang Makau cuma wisata ke tempat-tempat kasino. Julukannya aja udah Vegas dari Timur. Jadi, kalau gak punya banyak uang dan gak minat juga jadi gambler, Makau bukanlah tujuan. Tapi... ada tapinya nih, begitu sampai ke sana, Makau ternyata nggak segitunya membosankan seperti yang saya kira.






































